<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Istilah Desa &#8211; Updesa</title>
	<atom:link href="https://updesa.com/category/istilah-desa/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://updesa.com</link>
	<description>Maju Bersama Desa</description>
	<lastBuildDate>Tue, 27 Jan 2026 18:55:19 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://updesa.com/wp-content/uploads/2020/08/cropped-cropped-updesa_1-2-32x32.png</url>
	<title>Istilah Desa &#8211; Updesa</title>
	<link>https://updesa.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Kegotongroyongan dalam Undang-Undang Desa</title>
		<link>https://updesa.com/kegotongroyongan-dalam-undang-undang-desa/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Mariyadi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 27 Jan 2026 20:00:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Istilah Desa]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://updesa.com/?p=23644</guid>

					<description><![CDATA[Dalam Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, kegotongroyongan didefinisikan sebagai kebiasaan saling tolong-menolong untuk membangun Desa. &#160; Prinsip ini merupakan salah satu dari 13 asas pengaturan Desa yang menjadi landasan utama dalam penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan, pembinaan kemasyarakatan, dan pemberdayaan masyarakat Desa. &#160; Penerapan nilai kegotongroyongan dalam undang-undang ini mencakup beberapa aspek penting: &#160; Pelaksanaan [&#8230;]]]></description>
		
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kekeluargaan dalam Undang-Undang Desa</title>
		<link>https://updesa.com/kekeluargaan-dalam-undang-undang-desa/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Mariyadi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 27 Jan 2026 18:41:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Istilah Desa]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://updesa.com/?p=23686</guid>

					<description><![CDATA[Dalam Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, kekeluargaan tidak sekadar dimaknai sebagai ikatan darah atau hubungan kekerabatan tradisional. &#160; Nilai ini telah ditingkatkan statusnya menjadi asas hukum formal yang mengatur penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan, dan perekonomian desa. Kekeluargaan didefinisikan sebagai &#8220;kebiasaan warga masyarakat Desa sebagai bagian dari satu kesatuan keluarga besar masyarakat Desa&#8221;. &#160; Prinsip ini merupakan salah [&#8230;]]]></description>
		
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kembang Desa: Arti, Konotasi, dan Pesonanya di Budaya Indonesia</title>
		<link>https://updesa.com/kembang-desa/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Mariyadi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 21 Dec 2024 15:39:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Istilah Desa]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://updesa.com/?p=21477</guid>

					<description><![CDATA[Istilah kembang desa sudah tidak asing lagi di telinga masyarakat Indonesia. Secara harfiah, kembang desa merujuk pada gadis yang dianggap paling cantik di sebuah desa. &#160; Namun, jika ditelusuri lebih dalam, ungkapan ini memiliki daya tarik tersendiri, baik dari sisi bahasa maupun budaya. Mari kita jelajahi lebih jauh makna, konotasi, dan peran &#8220;kembang desa&#8221; dalam [&#8230;]]]></description>
		
		
		
			</item>
		<item>
		<title>DPA : Pengertian, Komponen, dan Cara Penyusunan</title>
		<link>https://updesa.com/dpa/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Mariyadi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 11 Dec 2023 03:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Istilah Desa]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://updesa.com/?p=18378</guid>

					<description><![CDATA[Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) merupakan dokumen yang disusun oleh Kaur dan Kasi pelaksana kegiatan anggaran di tingkat desa. &#160; DPA ini memuat rincian lengkap setiap kegiatan yang akan dilakukan oleh desa, termasuk anggaran yang dialokasikan untuk setiap kegiatan tersebut serta rencana penarikan dana yang akan dilaksanakan sesuai dengan kegiatan yang sudah dianggarkan dalam Anggaran Pendapatan [&#8230;]]]></description>
		
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
