BUMDes Tridadi Makmur : Strategi Jitu Pengembangan Usaha Puri Mataram

“Bukan hanya keinginan, namun perlu sinergitas antar masyarakat dan juga pemerintah desa, agar usaha yang dijalankan BUMDesa dapat sukses dan berhasil”, Begitu ucap Drs. Eka Gumanti selaku pengawas BUMDes Tridadi Makmur pada Jum’at (13/10/23).

 

BUMDes Tridadi Makmur

Foto seusai tanya jawab bersama Drs. Eka Gumanti (foto pribadi)

 

Iya pun menerangkan bagaimana permodalan awal BUMDes Tridadi Makmur diperoleh sehingga bisa berkembang seperti sekarang ini.

 

” BUMDes Tridadi Makmur berdiri akhir 2017 mas, melalui musyawarah desa. Selanjutnya, untuk permodalan awal sendiri itu berasal dari dana desa sebesar kurang lebih Rp68 juta. Kemudian, melalui Peraturan Desa (Perdes) yang diterbitkan oleh Pemerintah Kalurahan Tridadi, modal itu terus ditingkatkan hingga menjadi Rp4,5 miliar yang dikeluarkan melalui APBKal secara multiyear”, terangnya.

 

Kemudian, ia pun menjelaskannya bahwa permodalan BUMDes bukan hanya di sokong dari dana desa saja, melainkan ada dana-dana yang lain.

 

“Bukan hanya dana desa saja mas, namun ada juga dana yang berasal dari iuran masyarakat (tanam saham), dana Corporate Social Responsibility (CSR), dan juga dana hibah yang berasal dari Kementerian Desa PDTT”, jelasnya.

 

Terkait strategi yang diterapkan, sehingga BUMDes Tridadi Makmur bisa berkembang dan mampu mendatangkan hampir rata-rata 11 ribuan pengunjung dengan pendapat kotor Rp600 jutaan tiap bulannya. Ia menuturkan, bahwa bukan hanya ads (iklan digital) saja yang dipakai untuk metode promosi. Melainkan banyak metode lain yang dipakai sebagai alat promosi.

 

“Ads (iklan digital) salah satunya mas. Namun ada juga endor artis, sebar brosur dan spanduk, medsos, serta ada promosi-promosi lain dengan perusahaan yang saling menguntungkan”, tuturnya.

 

Terakhir, ketika saya tanya terkait masalah gaji yang terima pengelola dan kepala unit Puri Mataram dan lainnya tiap bulannya, ia tidak menjelaskan secara rinci, namun, katanya sudah menyesuaikan dengan Upah Minimum Provinsi (UMP) Yogyakarta.

 

Puri Mataram BUMDes Tridadi Makmur

Tampak Depan Kantor Puri Mataram yang merupakan salah satu unit usaha BUMDes Tridadi Makmur ( foto pribadi)

 

“Gaji sudah sesuai UMP mas. Tapi perlu diingat juga, bahwa penghasilan itu seiring dan sejalan dengan profil yang dihasilkan BUMDes. Artinya bagaimana? Ya jangan dulu mikirin gaji, akan tetapi kembangkan dulu usaha BUMDes hingga memperoleh profil/keuntungan yang besar baru setelah itu tanya masalah gaji”, tutup Drs. Eka Gumanti yang juga mantan Badan Permusyawaratan Kalurahan (BPKal) Tridadi, Sleman, Yogyakarta sembari tertawa.