PKK adalah ? Pengertian,Fungsi dan Sejarahnya

PKK adalah organisasi kemsyarakatan yang bertujuan untuk memberdayakan perempuan.

 

Secara umum, tentunya kita tak asing bukan dengan sebutan “Ibu-ibu PKK?”

 

Istilah ini sudah begitu luas dan biasanya diasosiasikan dengan perkumpulan ibu-ibu –

yang memiliki berbagai kegiatan postif.

 

Contohnya? Banyak,

mulai dari kegiatan pelatihan UKM (Usaha Kecil Menengah), pengajian, sampai seminar-seminar –

kecil mengenai kesehatan reproduksi, KB (Keluarga Berencana), –

KDRT (Kekerasan dalam Rumah Tangga), dan kesehatan anak.

 

Gerakan ini sampai sekarang masih dianggap sebagai salah satu gerakan yang positif –

meski tak selalu mendapat sorotan publik.

 

Namun kenyataannya,

gerakan inilah yang sampai sekarang memiliki andil besar yang secara pragmatis –

mampu membantu masyarakat terutama dalam hal keluarga, perempuan, dan anak.

Hal ini sejalan dengan nama PKK yang punya kepanjangan Pembinaan Kesejahteraan Keluarga.

 

Bukan Hanya untuk Ibu-ibu

PKK adalah gerakan yang hampir selalu dianggap sebagai gerakan yang –

hanya bisa dianggotai perempuan.

 

Padahal sejatinya,

PKK tak melulu harus dianggotai kaum hawa saja.

 

Gerakan ini adalah gerakan masyarakat yang berakar dari bawah (down to top) dan –

diharapkan bisa membantu berbagai persoalan konkrit pada lapisan masyarakat tersebut.

 

Ia hadir dengan pelaku masyarakat itu sendiri yang secara bersama-sama kemudian –

menyelesaikan berbagai persoalannya.

 

Jadi, pelakunya sebetulnya tak melulu harus wanita.

Laki-laki  pun juga bisa ikut serta dengan berbagai program PKK,

baik untuk isu keluarga umum maupun isu perempuan yang sifatnya khusus,

seperti hak-hak perempuan dalam rumah tangga.

 

Bukankah pemberdayaan perempuan juga membutuhkan dukungan dari laki-laki –

terutama dari para suami yang menjadi mitra para istri?

 

 

Mengenal Berbagai Fungsi PKK

 

Karena PKK adalah gerakan yang sifatnya pragmatis,

ia tak lepas dari berbagai fungsi yang disematkan.

Berikut ini adalah 10 fungsi dasar dari PKK:

 

  1. Penghayatan dan Pengamalan Pancasila
  2. Gotong Royong
  3. Pangan
  4. Sandang
  5. Perumahan serta Tatalaksana Rumah Tangga
  6. Pendidikan serta Ketrampilan
  7. Kesehatan
  8. Pengembangan Kehidupan Berkoperasi
  9. Kelestarian Lingkungan Hidup
  10. Perencanaan Sehat

 

 

Sejarah PKK yang Panjang

 

Sebagai sebuah gerakan yang sampai saat ini masih dikenal luas,

PKK sebetulnya punya sejarah yang panjang.

 

Awalnya, PKK adalah sebuah ide yang dibangun dari dari  –

seminar Home Economic di Bogor tahun 1957.

 

Pemerintah Indonesia kemudian menindaklanjuti seminar tersebut dengan –

membuat pelajaran Pendidikan Kesejahteraan Keluarga (PKK).

 

Baca Juga : Cara menyusun Program Kerja Karang Taruna

 

Sedangkan sebagai sebuah gerakan masyarakat,

PKK awalnya diinisasi oleh istri gubernur Jawa Tengah (ibu Isriati Moenadi)

yang begitu prihatin dengan kondisi masyarakat di wilayahnya yang menderita busung lapar.

 

Inisasi istri gubernur Jawa Tengah ini mendapat respon yang baik di Indonesia.

 

 

Adapun perubahan nama PKK sendiri terjadi pada 27 Desember 1972 kala

Menteri Dalam Negeri mengeluarkan surat kawat kepada seluruh gubernur Indonesia.

 

Isi surat kawat tersebut adalah agar mengubah nama Pendidikan Kesejahteraan Keluarga

menjadi Pembinaan Kesejahteraan Keluarga.

27 Desember pun ditetapkan sebagai hari kesatuan gerak PKK.

 

 

PKK adalah Tonggak Kemajuan Ibu-ibu dan Keluarga

 

Sebagai sebuah gerakan,

..PKK selanjutnya bergerak pada dua dimensi sekaligus, yakni:

 

=1. Dimensi spirtual, terutama dalam hal sikap dan perilaku sebagai hamba Tuhan,

anggota masyarakat, serta warga negara yang dinamis serta bermanfaat dengan

didasarkan pada Pancasila serta UUD 1945.

 

=2. Dimensi fisik material meliputi sandang, pangan, papan, kesempatan kerja,

kesehatan, dan lingkungan hidup yang sehat serta lestari melalui peningkatan pendidikan,

pengetahuan serta keterampilan.

 

Baca Juga : Panduan Desa pemula sampai mahir

 

Dengan kelengkapan fungsi dan arah gerakannya sampai saat ini,

PKK adalah gerakan yang sangat bisa diandalkan dan perlu diberdayakan dengan lebih baik.

 

Bahwa saat ini banyak gerakan PKK yang belum optimal adalah satu soal.

Yang terpenting adalah mengoptimmalkan gerakan tersebut

untuk kebaikan masyarakat itu sendiri.