7 Contoh Usaha Bumdes Sukses dan Terbukti Berhasil

Banyak sekali jenis dan contoh usaha bumdes sukses di Indonesia ?

 

Tetapi, apakah semuanya terbukti berhasil dan sukses ?

 

Tentu saja tidak !

 

Faktor kesuksesan sebuah Bumdes bukan terletak pada modal saja, akan tetapi bagaimana cara kita dalam mengelolanya.

 

Kata orang :

 

” Untuk dapat memulai sebuah usaha pasti butuh niat dan modal terlebih lagi harus banyak-banyak berdo’a meminta kepada Yang Maha Esa (YME) agar usaha yang kita jalani itu berjalan dengan lancar dan tanpa adanya hambatan”.

 

Namun, menurut saya tidak.

 

Kenapa ?

 

Karena modal dan niat saja tidak cukup untuk membuat seseorang dapat meraih keberhasilan atau kesukesesan.

 

Kalau sukses bisa di raih dengan itu. Maka, akan banyak sekali pengusaha di Indonesia yang sukses.

 

Tapi, kenyataanya kan tidak.

 

Saya ambilkan contoh yang simple saja :

 

Di desaku terdapat keluarga yang dikatakan mampu dalam segi ekonomi, bahkan beliau merupakan tuan tanah. Bisa dikatakan, hartanya sekarang tidak akan habis tujuh turunan.

 

Namun apa? Ketika orang tersebut meninggal dan kini usahanya dilanjutkan oleh anaknya terjadi kemunduran bahkan diambang kebangkrutan.

 

Kala itu saya bertanya kepada anaknya, kenapa hal tersebut bisa terjadi dan penyebabnya apa ?

 

Kalau masalah modal dia tidak kurang, niat dia ada, kok bisa bisa terjadi seperti itu.

 

Ternyata, eh ternyata, Ia kurang paham akan usaha yang digelutinya dan sering terjadi minus  pada laporan neraca perdagangannya.

 

Walhasil, Ia kerapkali menjual aset, baik itu aset tetap berupa tanah dan sebagainya serta aset bergerak berupa mobil mewah dan sebagainya.

 

Dan mirisnya, saat ini, Ia hanya menempati tanah sepetak yang ditinggalinya. Karena semua harta yang wariskan oleh ayah kandungnya telah habis terjual guna untuk menutupi hutang-hutangnya.

 

Dari cerita itu, kita bisa menyimpulkan.

 

Bahwa untuk memulai sebuah usaha, bukan hanya niat dan modal saja.

 

Akan tetapi, kita harus paham bagaimana karakteritiknya, siapa pangsa pasarnya, bagaimana tingkat persaingannya, serta bagaimana propek kedepannya.

 

Semua itu, harusnya sudah ada di planning ( rencana ) awal kita.

 

Supaya apa? Supaya nantinya, bila ada hambatan ataupun masalah ketika menjalankan usaha itu, kita sudah tahu bagaimana cara mengatasinya.

 

Kembali ke topik utama.

 

Berbicara tentang usaha Bumdes.

 

Tentu, kita sudah tahu bahwa usaha ini merupakan usaha yang dikembangkan oleh desa. Serta masyarakat mempunyai peranan penting, baik dalam hal partisipasi maupun bagaimana memajukanya .

 

Sebagai contoh, sudah banyak kok usaha Bumdes yang sukses dan maju.

 

Tapi, apakah kesemuanya sudah mengerti  bagaimana tata aturan bumdes yang sesungguhnya ?

 

Saya kira belum semua.

 

Karena apa? Terkadang, kita masih melihat banyak oknum pemangku kepentingan desa yang memasukan saudara dan/atau kerabat ke dalam struktur kepengurusan Bumdes.

 

Alasanya sih sederhana, karena mereka (oknum pemangku kepentingan desa) bisa lebih mudah mengotrol keuangan Bumdes.

 

Pertanyaan sekarang, apakah hal tersebut dibenarkan ?

 

Tentu saja tidak, selama pengurus tersebut tidaklah profesional dan ikut apa yang diatur oleh salah seorang oknum pemangku kepenting.

 

Lalu bagaimana, bila pengurus tersebut berprilaku profesional dan menimbulkan efek yang baik guna kelangsungan usaha perkembangan usaha Bumdes.

 

Selama itu diputuskan dalam musyawarah desa.

 

Menurut pandangan saya sih tidak masalah.

 

Lalu bagaimana contoh usaha Bumdes yang telah suskes dan berhasil ?

 

Berapa keuntungannya dan apa saja sih jenis usaha bumdes nya ?

 

Untuk dapat menemukan jawaban tersebut, silahkan simak :

 

 

7 Contoh Usaha Bumdes Berhasil ala Updesa

 

1. Bumdes Karya Makmur – Kalimantan Tengah

 

 

Bumdes karya makmur

Tampak petani sedang memanen sawit

 

Bumdes karya makmur terbentuk sejak tahun 2014 dengan unit usaha jual beli sawit dan jual pupuk non subsidi.

 

Latar belakang yang mendasari terbentuknya Bumdes ini, ialah karena nasib petani sawit yang berskala kecil sulit untuk menjual hasil panenya.

 

Terlebih terutama bagi pengepul besar hanya mau mengambil hasil panen petani sawit diatas tonase 2,5 ton. Jika hasil kurang dari itu petani harus mengantarkan ke pos pengepul.

 

Hal tersebut tentu saja menyulitkan para petani disamping jaraknya jauh, hasilnya pun tidak sesuai dengan tenaga yang telah di keluarkan serta pengorbanan waktu yang cukup banyak.

 

Untuk dapat mengatasi hal tersebut  kemudian Kepala Desa Pangkalan Tiga mengambil inisatif untuk mendirikan sebuah Badan Usaha Milik Desa ( BUM Desa ) yang bisa membantu nasib petani sawit berskala kecil.

 

Tepat di bulan Desember 2014 Bumdes Karya Makmur terbentuk dengan unit usaha kala itu jual beli Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit dengan menyasar petani kecil.

 

Sistem door to door ( dari rumah ke rumah ) atau “jemput bola” yang dilakukan Bumdes karya makmur membuat petani kecil sangat terbantu.

 

Ditambah lagi hasil di bawah 100 kg juga ikut di angkut tentu petani tambah semangat dalam bekerja.

 

Sampai di tahun 2016,Bumdes ini telah mempunyai 125 pelanggan dari petani sawit dan mampu menyumbang Pendapatan Asli Desa (PAD) sebanyak 20 juta.

 

 

 

2. Bumdes Panggung Letari – Yogyakarta

 

 

Bumdes Panggung Lestari

Hasil olahan minyak jelantah oleh Bumdes Panggung Lestari

 

Contoh usaha bumdes yang kedua ini mungkin cocok bagi anda yang apabila didesa nya terdapat banyak minyak jelantah yang tidak terpakai atau terbuang begitu saja.

 

Ternyata !

 

Bahan bekas pun bisa diolah secara maksimal dan menghasilkan lho…

 

Tidak percaya,coba contoh Bumdes Panggung Lestari.

 

Terbentuknya Bumdes ini akibat persoalan sampah dan limbah di Desa Panggungharjo yang kian hari kian meningkat saja di tambah tidak sadarnya masyarakat desa dalam membuang limbah minyak goreng ke sungai sehingga mencemari kawasan sekitar.

 

Tetapi semenjak Bumdes ini terbentuk di tahun 2014 masalah tersebut bisa teratasi.

 

Walaupun masih ada, tapi tidak sebanyak dahulu.

 

Selain mengolah limbah minyak jelantah, ternyata masih ada unit usaha lainya seperti Argo Energi, Swalayan Desa (Minimarket Desa ) dan Edu Tourim ( Restoran-Kampung Wisata ).

 

Keren kan?

 

Dan luar biasanya, pada tahun 2016 Bumdes ini mampung mengantongi keuntungan kotor sampai 1,5 Miliar dan mampu menghasilkan limbah minyak sampai 3.000 liter/bulan dari warganya.

 

Nah, bila anda ingin mengadop contoh usaha bumdes ini bisa langsung menghubungi via telpon di bawah ini :

 

Kontak bumdes panggung lestari

 

3. Bumdes Ganeas Sejahtera – Jawa Barat

 

 

Bumdes Ganeas Sejahtera

Suasana di Bumdes Ganeas sejahtera bersama sama ibu simpan pinjam

 

Bumdes yang terbentuk pada tahun 2008 ini merupakan salah satu contoh usaha bumdes yang sempat mengalami pembekuan.

 

Hal tersebut di karena terjadi kerugian akibat kurang baiknya dalam sistem managerial,sehingga mengalami kerugian yang lumayan besar.

 

Bukan hanya itu saja.

 

Ternyata, disamping managemen yang kurang baik ada sejumlah masalah lainya,seperti kurang pahamnya pengurus bumdes dalam mengembangkan usahanya ternak sapinya kala itu.

 

Terbukti !

 

Semenjak terbentuk ditahun 2008 sampai dengan 2013,Bumdes Ganeas Sejahtera terus mengalami kerugian atau tidak menghasilkan keuntungan sama sekali.

 

Sapi ternaknya terus menyusut dari jumlah 13 ekor menjadi 8 ekor saja, dan karena alasan itulah maka bumdes ini di bekukan.

 

Akan tetapi, pembekuan itu hanya berlangsung selama 3 tahun saja. Karena,Pemerintah Desa mengambil inisiasi untuk menghidupkan kembali serta di rasa penting.

 

Hingga pada tahun 2016 terjadilah musyawarah yang menyepakati pembentukan tim transisi guna memperbaiki managemen Bumdes Ganeas Sejahtera dan Unit simpan pinjam sebagai unit usaha baru.

 

Kemudian di bulan juni tahun  2017 kemarin, Bumdes Ganeas Sejahtera tercatat telah mengalamai kenaikan aset sebesar 65 % dari 29 juta menjadi 49 juta.

 

Disamping unit usaha simpan pinjam ternyata bumdes ini juga mengembangkan usaha di bidang pengelolaan sampah dan kini juga telah mempunyai 3 unit kendaraan pengangkut sampat bagi 52 kepala keluarga.

 

 

 

#4.Bumdes Tirta Mandiri Ponggok – Jawa Tengah

 

Bumdes Tirta Mandiri

Wisata air alami umbul ponggok

 

Siapa yang belum mengenal Desa Ponggok.

 

Disamping memiliki banyak contoh usaha bumdes,pada tahun 2017, Desa Ponggok meraih penghargaan di Expo Bumdes yang di adakan Kementrian PDTT di Bukit Tinggi, Sumatera Barat dengan di nobatkan sebagai Desa Terbaik dalam hal Pemberdayaan Masyarakat.

 

Penghargaan tersebut membuktikan bahwa dengan pengelolaan yang baik,pemberdayaan masyarakat akan efektif dalam meningkatkan kesehjateraan warga desa.

 

Untuk jenis usaha Bumdes Tirta Mandiri sebutan nama bagi Bumdes Desa ponggok, memiliki tiga jenis usaha pengembangan.

 

 

Jenis Usaha Bumdes Desa Ponggok

 

A. Umbul Ponggok

 

Umbul ponggok merupakan wisata air alami yang bisa digunakan untuk  snowkling dan diving.

 

Selain itu juga,di kolam alami yang berukuran 50 x 25 dan merupakan peninggalan zaman belanda bisa di gunakan sebagai foto prawedding asalkan anda mempunyai kamera underwater atau bisa di gunakan di dalam air.

 

B. Toko Desa Sumber Penguripan

 

 

Jenis usaha bumdes yang kedua ialah toko desa,dimana toko yang melayani masyarakat desa ini berdiri semenjak juli 2016.  Toko yang bisa di katakan sebagai distbutor kecil bagi umkm warga ponggok ini menjual berbagai kebutuhan rumah tangga.

 

Selain itu juga, toko ini melayani Laku pandai dari Bank BNI. Jadi bila ada warga yang ingin menarik,menyetor dan membayar ansuran kredit akan lebih mudah kan.

 

Oy satu lagi, toko desa yang bernama “Sumber Penguripan” ini juga bekerja sama dengan perum bulog dengan menjadi agen Rumah Pangan Kita (RPK) sehingga mempermudah dalam suplai beras,gula pasir,minya goreng,tepung,dan bahan lainya.

 

 

B. Ponggok Ciblon

 

 

Mendengar nama “ciblon” saja pasti anda sudah maksud apa artinya.

 

Kata “ciblon” dalam bahasa indonesia berarti “mandi” dan dimaksudkan ini merupakan unit usaha bumdes dari wisata air umbul ponggok tadi. Tetapi hanya berbenduk waduk dan pada tahun 2017 masih dalam pengembangan.

 

 

 

5. Bumdes Desa Panggung Harjo – Yogyakarta

 

 

Bumdes Desa panggungharjo

Pengolahan sampah menjadi kerajinan tangan di Desa panggungharjo

 

Bumdes Desa mempunyai contoh usaha bumdes yang juga menarik kita pelajari.

 

Bahkan Bumdes ini merupakan salah satu Bumdes yang mengelola sampah menjadi bahan pupuk organik sehingga mempunya manfaat yang lebih tinggi.

 

Dan uniknya lagi, dari pupuk organik tersebut tercipta sebuah inovasi baru dalam hal kerajinan tangan. Sehingga pada tahun 2014,Bumdes ini meraih 1 dalam perlombaan di tingkat Nasional.

 

Untuk total aset yang dimiliki sekarang, Bumdes ini mengantongi aset sebesar 370 juta.

 

Mantap kan.

 

 

6. Bumdes Desa Majasari- Jawa Barat

 

 

Desa Majapahit

Tampak kantor megah Majasari Rapih

 

Jika berbicara tentang desa majasari banyak sekali keungunggulan yang dimiliki.

 

Bukan hanya contoh usaha bumdes nya yang berhasil mengaet perbankan dalam penggemukan sapi khusus TKI, Tetapi sampai saat ini Bumdes desa majasari telah mempunyai sapi berjumlah 200 ekor dan sedang mengikuti lomba ternak berprestari tingkat Provinsi Jawa Barat.

 

Nah bagi anda yang penasaran terkait keunggulan Desa Majasari bisa melihat di portal resminya yang selalu di update setiap saat.

 

 

7. Bumdes  Desa Anda – Daerah Anda

 

 

Setelah anda membaca beberapa contoh usaha bumdes di atas ada baiknya anda memilah-milah mana yang cocok di kembangkan di desa anda atau tidak.

 

Tetapi perlu diingat aturan bumdes nya harus jelas dan jenis usaha bumdesnya perlu di musyawarahkan terlebih dahulu bersama masyarakat desa.

 

Jika nanti bumdes anda sudah berhasil maka untuk kolom ke 7 menjadi milik anda. Terima kasih