Klasifikasi Desa Berdasarkan Perkembangannya

Sebagai orang lama tinggal didesa atau malah menjadi pegawai didesa,anda memahami apa itu Klasifikasi Desa Berdasarkan Perkembangannya  ?

 

Saya yakin,mungkin diantara kita masih ada yang bingung bahkan tidak mengerti

bagaimana sih cara mengklasifikasikan desa menurut aturan yang benar.

 

Bahkan didalam menyusun struktur pemerintah desa pun sebenarnya kita harus paham

terlebih dahulu tentang klasifikasi desa sebagai dasar penyusunanya.

 

Walaupun terkadang keputusan akhir tetap ditangan pemerintah daerah,

namun apa salahnya sih kalau kita memahaminya.

 

Klasifikasi desa atau dengan bahasa sederhana biasa kita sebut dengan

penggolongan desa per clas-clas.

 

Baik clas tertinggal,berkembang,dan maju sebenarnya banyak pengelompokanya.

 

Terakhir,saya menulis dan menjelaskan secara detail

tentang Klasifikasi Desa Berdasarkan Jumlah Penduduk ( Baca disini ).

 

Namun saya tidak akan membahas materi tersebut lebih lanjut.

 

Karena pada hari ini,

saya akan menjelaskan bagaimana cara kita mengklasifikasikan desa berdasarkan

ciri-ciri perkembanganya.

 

Dan terakhir nanti saya akan membagikan file gambar stuktur pemerintah desa

berdasarkan tingkat perkembangan desa yang telah diatur dalam

Permendagri Nomor 84 Tahun 2015 Bab III pasal 11 ayat (1) sampai (5).

Yang bunyinya bisa anda lihat dan baca pada gambar dibawah ini :

Permendagri 84 tahun 2015

Nah, dari bunyi pasal diatas.

 

Saya akan menjelaskan, apa yang dimaksud desa swadaya,swakarya dan swasembada.

 

Tak lupa saya juga akan menuliskan ciri-cirinya,agar Anda mudah menentukan dan

mengklasifikasikan desa anda masuk kebagian mana.

 

Berikut Ini, 3 Klasifikasi Desa Berdasarkan Perkembangannya

 

 

#1. Desa Swadaya

 

Desa Swadaya merupakan desa yang sebenarnya memiliki potensi yang besar , namun belum dapat

dimaksimalkan secara tepat.

 

Hal ini dikarenakan masyarakatnya yang cendrung tertutup dan sulit untuk diajak berkomunikasi

serta mereka lebih suka mencari mata pencaharian dengan mengadalkan alam yang

ada di sekitar mereka.

 

Dalam hal pemerintahan desa,

Desa Swadaya agak sedikit lebih tertinggal dibandingkan lainya.

 

Hal mendasar yang terlihat ialah didalam pengelolaan administrasi desa

yang terkesan tidak rapi dan tertib.

 

Saya pun menyadari, karena sulitnya medan dan teknologi  sehingga ketika ada update

informasi lambat untuk sampai kesana.

 

Ditambah lagi mereka lebih suka menggunakan alat-alat tradisonal

yang terkesan primitif dari pada menggunakan alat modern dan canggih.

 

Untuk lebih jelasnya terkait ciri-ciri desa swadaya,

bisa anda baca dibawah ini…..

 

  1. Mata pencaharian masih bergantung pada alam dan  cenderung berpindah-pindah.
  2. Akses jalan sangat sulit bahkan ada yang belum terbuka (perhutanan).
  3. Adat Istiadat masih kental bahkan cendrung mempunyai keyakinan terhadap Animisme dan Dinamisme.
  4. Belum terjamah teknologi atau masih banyak yang belum paham.
  5. Penduduknya cenderung suka berpindah dari satu tempat ke tempat lainya.
  6. Masyarakatnya cenderung tertutup dan jumlahnya tidak banyak ( Jarang ).
  7. Administrasi Desa masih minim.
  8. Lembaga Desa tidak berfungsi bahkan belum terbentuk.
  9. Sarana dan Prasarana seperti pendidikan dan kesehatan masih jarang dan jauh.

 

 

#2. Desa Swakarya

 

 

Dibandingkan Desa Swadaya diatas tadi,

Desa Swakarsa terbilang lebih maju dan mampu menerima pengaruh dari luar.

 

Hal ini pun tidak terlepas dari semakin baiknya pendidikan yang diterima

oleh masyarakat desanya.

 

Dalam hal mata pencaharian,Desa Swakarya terbilang lebih bervariatif dan

tentunya tidak terlalu mengutamakan faktor alam sebagai penunjang kehidupan

mereka sehari-hari.

 

Mereka lebih suka bercocok tanam dan mendiami daerah tersebut

secara tetap dan tidak berpindah-pindah.

 

Dalam hal pemerintahan desa, Desa swakarya terbilang sudah baik.

Baik dalam pengelolaan administrasi desa dan juga jalanya lembaga-lembaga desa.

 

Lebih jelasnya,silahkan baca ciri-ciri desa swakarya dibawah ini……

 

  1. Mata pencaharian dan lapangan pekerjaan mulai terbuka dan beragam.
  2. Telah dibangunya pusat pendidikan seperti sekolah – sekolah.
  3. Infrastruktur jalan penghubung mulai terbuka dan agak lancar.
  4. Sudah mulai terbuka terhadap pengaruh dari desa dan daerah lain.
  5. Sebagian sudah mengerti teknologi dan mulai digunakan masyarakatnya.
  6. Telah dibangunya pusat perekonomian seperti pasar tradisonal dan pasar desa.
  7. Masyarakatnya tidak terisolir lagi karena adanya akses transportasi sebagai penghubung dunia luar.
  8. Masyarakatnya cenderung tinggal menetap dan tidak berpindah – pindah.
  9. Administrasi dan tata kelola pemerintahan desa sudah berjalan.
  10. Lembaga Pemerintahan Desa seperti BPD,LMP,PKK,Karang Taruna sudah mulai berjalan walaupun belum baik.
  11. Tingkat pendidikan masyarakat mulai membaik dan semakin tinggi.
  12. Tingkat kesehatan masyarakat mulai membaik

 

 

#3. Desa Swasembada

 

 

Dibandingkan kedua desa diatas.

Desa Swasembada merupakan rajanya perkembangan desa.

 

Hal ini tidak terlepas dari masyarakatnya yang lebih maju.

 

Baik dalam hal pengelolaan teknologi informasi serta akses sarana dan prasarana

yang kesemuanya terbilang lebih bagus.

 

Dalam segi pemerintahan desa,

biasanya desa swasembada lebih mengutamakan pelayanan yang cepat dan

berbasis aplikasi.

 

Baik dalam pengelolaan administrasi desa ataupun surat menyurat.

 

Bahkan yang lebih wow,

biasanya masyarakat hanya membutuhkan beberapa menit saja dalam hal

mengakses pelayanan yang ada di desa.

 

Hal itu sudah saya jelaskan tadi diatas,

bahwa desa ini menggunakan basis data yang dihubungkan dengan aplikasi untuk

mengelola pelayanan.

 

Lebih jelasnya, silahkan baca ciri-ciri desa swasembada berikut ini….

 

  1. Masyarakatnya banyak yang sibuk karena banyaknya lapangan pekerjaan.
  2. Teknologi digunakan lebih baik guna penunjang informasi.
  3. Main set masyarakatnya lebih rasional dan positif.
  4. Tingkat pendidikan dan kesehatan sangat baik.
  5. Tata kelola pemerintahan desa lebih tertib dan baik.
  6. Lembaga desa berjalan sesuai tupoksinya.
  7. Akses jalan dan transportasi sudah sangat baik.
  8. Adat istiadat sudah banyak terpengaruh modernisasi zaman bahkan hampir punah.
  9. Mata pencaharian tidak bergatung ke sektor pertanian bahkan sudah mengarah ke jasa dan industri.

 

Nah, setelah membaca tentang ciri-ciri Klasifikasi Desa Berdasarkan Perkembangannya diatas.

 

Tadi saya mengatakan bahwa akan membagikan file download tentang

struktur pemerintah desa berdasarkan perkembanganya…

 

Silahkan anda download file tersebut,yang saya sediakan dalam bentuk ( Ai ) dan (Jpg )

Jika anda mempunyai aplikasi semacam corel draw atau photoshop maka

lebih baik anda mendownloadnya dalam bentuk (Ai) karena lebih mudah diedit.

 

Namun jika anda hanya ingin melihat dan dijadikan arsip untuk silahkan download dalam

bentung ( Jpg) saja.

 

 

Struktur Desa berdasarkan Desa Swadaya

 

Desa_Swadaya

 

 

Struktur Desa berdasarkan Desa Swakarya

 

Desa_Swakarya

 

 

Struktur Desa berdasarkan Desa Swasembada

 

Klasifikasi Desa Berdasarkan Perkembangannya

 

Download :

Struktur Desa berdasarkan Desa Swadaya ( Ai )

Struktur Desa berdasarkan Desa Swadaya ( Jpg )

Struktur Desa berdasarkan Desa Swakarya ( Ai )

Struktur Desa berdasarkan Desa Swakarya ( Jpg )

Struktur Desa berdasarkan Desa Swasembada ( Ai )

Struktur Desa berdasarkan Desa Swasembada ( Jpg )

 

Itulah penjelasan singkat mengenaiklasifikasi desa berdasarkan perkembanganya.

Kiri-kira kalau dilihat dari penjelasan diatas tadi.

Desa Anda masuk desa swadaya,swakarya atau malah desa swasembada.

 

Artikel Lainya :