Penyaluran Dana Desa untuk BLT Menurut Permenkeu 40/2020

Sebagian Desa yang melakukan percepatan pencairan Dana Desa, tentu belum menganggarkan BLT Dana Desa dalam APBDesnya.

 

Lalu bagaimana solusinya, ketika Dana Desa tahap 1 (satu) yang telah disalurkan tersebut, sudah direalisasikan ke kegiatan lainnya ?

 

Solusinya cukup mudah kok.

 

Anda cukup biarkan Dana Desa yang sudah terealisasi di tahap 1(satu). Namun, ditahap selanjutnya, Anda sudah harus memasukan pos anggaran BLT Dana Desa masuk kedalam APBDes perubahan.

 

Lalu bagaimana mekanisme penyaluran Dana Desa untuk Bantuan Langsung Tunai Dana Desa tersebut ?

 

Sesuai arahan yang termuat dalam Permenkeu 40 /PMK.07/ 2020, tepatnya di pasal 24A dan pasal 24B, ada beberapa kemungkinan yang bisa dipakai dalam mekanisme penyaluran BLT Desa.

 

 

1. Desa belum salur Dana Desa tahap 1

 

Maksudnya begini.

 

Desa sudah menganggarkan BLT Dana Desa dalam APBDesnya dan semua syaratnya telah terpenuhi, namun Desa belum menerima penyaluran Dana Desa tahap 1.

 

Jadi, ketika Desa menerima tranfer Dana Desa tahap 1, maka penyaluran BLT Desa tiap bulan selama tiga bulan menggunakan mekanisme sebagai berikut :

 

  • Bulan pertama sebesar 15% (lima belas persen), dengan persyaratan Peraturan Kepala Desa mengenai penetapan keluarga penerima manfaat BLT Desa,
  • Bulan kedua sebesar 15% (lima belas persen), dengan persyaratan laporan pelaksanaan BLT Desa bulan pertama, dan
  • Bulan ketiga sebesar 10% (sepuluh persen),dengan persyaratan laporan pelaksanaan BLT Desa bulan kedua.

 

Penyaluran Dana Desa

Gambar : Permenkeu 40/2020 pasal 24A ayat 1a

 

 

2. Desa telah salur Dana Desa tahap 1

 

 

Nah, kalau yang ini maksudnya yang sudah saya jelaskan tadi diatas.

 

Desa sudah menerima transfer Dana Desa tahap 1, namun belum menganggarkan BLT Dana Desa di APBDes awal dan baru dianggarkan di APBDes perubahan.

 

Jadi, ketika Desa menerima tranfer Dana Desa tahap 2, maka mekanisme penyaluran BLT Desa sebagai berikut :

 

  • Bulan pertama sebesar 15% (lima belas persen), dengan persyaratan Peraturan Kepala Desa mengenai penetapan keluarga penerima manfaat BLT Desa,
  • Bulan kedua 15% (lima belas persen), dengan persyaratan laporan pelaksanaan BLT Desa bulan pertama, dan
  • Bulan ketiga 10% (sepuluh persen), dengan persyaratan laporan pelaksanaan BLT Desa bulan kedua.

 

Permenkeu 40/2020 pasal 24A ayat 2b

Gambar : Permenkeu 40/2020 pasal 24A ayat 2b

 

Kalau kita lihat untuk persentase penyaluran sama sih, antara bulan pertama, kedua, dan ketiga di Desa yang telah menerima ataupun belum menerima tranfer Dana Desa tahap 1.

 

Namun, akan berbeda mekanisme penyaluran Dana Desa nya untuk Desa yang berstatus mandiri.

 

 

3. Desa berstatus Desa mandiri belum salur Dana Desa tahap 1

 

Desa yang berstatus Desa mandiri tersebut sudah menggarkan BLT kedalam APBDes, namun belum menerima pencairan tahap 1.

 

Ketika menerima pencairan atau transfer Dana Desa tahap 1, maka mekanisme penyaluran BLT nya sebagai berikut :

 

  • Bulan pertama sebesar 20% (dua puluh persen), dengan persyaratan Peraturan Kepala Desa mengenai penetapan keluarga penerima manfaat BLT Desa,
  • Bulan kedua 20% (dua puluh persen), dengan persyaratan laporan pelaksanaan BLT Desa bulan pertama, dan
  • Bulan ketiga 20% (dua puluh persen), dengan persyaratan laporan pelaksanaan BLT Desa bulan kedua.

 

 

Permenkeu 40/2020 pasal 24B ayat 1a

Gambar : Permenkeu 40/2020 pasal 24B ayat 1a

 

4. Desa berstatus Desa mandiri telah salur Dana Desa tahap 1

 

Kalau yang ini maksudnya hampir sama dengan poin nomor (2) , bedanya hanya distatus desanya saja.

 

Desa mandiri pun sudah dianggap menerima transfer Dana Desa tahap 1, namun belum menganggarkan BLT Dana Desa di APBDes awal dan baru dianggarkan di APBDes perubahan.

 

Maka, ketika Desa mandiri menerima tranfer Dana Desa tahap 2, mekanisme penyaluran BLT Desa sebagai berikut :

 

  • Bulan pertama sebesar 15% (lima belas persen), dengan persyaratan Peraturan Kepala Desa mengenai penetapan keluarga penerima manfaat BLT Desa,
  • Bulan kedua 15% (lima belas persen), dengan persyaratan laporan pelaksanaan BLT Desa bulan pertama, dan
  • Bulan ketiga 10% (sepuluh persen), dengan persyaratan laporan pelaksanaan BLT Desa bulan kedua.

 

Permenkeu 40/2020 pasal 24B ayat 2b

Gambar : Permenkeu 40/2020 pasal 24B ayat 2b

 

Kalau yang ini berbeda ya untuk persentasenya, antara bulan pertama sampai ketiga untuk mekanisme penyaluran Desa yang berstatus mandiri.

 

Namun, jika kita lihat secara seksama, antara mekanisme penyaluran di poin (2) dan (4) itu sama persis untuk persentasenya.

 

Yang membedakan hanya distatus desanya saja.

 

Mungkin hanya itu yang bisa saya jelaskan mengenai mekanisme penyaluran Dana Desa untuk BLT yang diatur dalam Permenkeu 40 Tahun 2020.

 

Semoga penjelasan diatas bisa dipahami dan bermanfaat bagi Anda yang ingin menghitung-hitung berapa besaran BLT yang akan disalurkan tiap bulanya.