6 Larangan ini Harus Anda Hindari jika Tidak Mau Berhenti dari Perangkat Desa

updesa.com– Faktanya,untuk menjadi Kepala Desa pendidikanya tidak harus lebih tinggi dari Perangkat Desa.

 

Perangkat Desa bukan hanya bisa melayani…

Menangani administrasi,mengumpulkan data,dan sosialisasi.

 

Apabila di manfaatkan dengan baik peran Perangkat sangat besar

Salah satu yang kita tahu ialah sebagai mediasi atau urun rembuk ketika ada salah satu masyarakat tertimpa masalah.

Masalah tersebut bisa berupa masalah keluarga ataupun pribadi.

 

Ya sering kali Perangkat Desa di sebut Pamong Desa ( Bahasa Jawa )

Akronim Pamong sendiri biasa di artikan kudu bisa ngemong

Artinya harus bisa menjadi Suri Tauladan bagi masyarakat Desanya.

 

Kalau sudah seperti itu…

Semestinya Perangkat Desa harus berhati-hati dalam bertindak.

Karena,

… Banyak pasang mata yang mengamati dan menilai kelakuanya.

 

Sedikit bertindak salah..

Tentu akan menjadi omongan satu Desa.

Ngeri gak tu !!!

 

Tetapi jika anda sudah siap menanggung segala konsekuensinya

untuk mengabdikan diri sepenuhnya ke Desa…

…anda mempunyai hak untuk mendaftakan diri untuk menjabat sebagai Perangkat Desa dengan persyaratan :

 

*1. Pendidikanmu minimal SMA/SMK/Sederajat

 

Jangan pernah mempunyai harapan untuk menjadi pamong Desa jika anda maaf hanyalah lulusan

Sekolah Menengah Pertama (SMP),Sekolah Dasar (SD) Atau Sekolah Rakyat (SR).

 

Bukan Kepala  Desa..

…tidak mau merekomendasikan anda tetapi ini syarat undang undang Desa.

Jika dilanggar tentu akan di permasalahan kemudian hari,

bila suatu saat ada pemeriksaan atau pendataan ijasah Perangkat.

 

Jika benar benar terjadi penemuan tentu salah satu konsekuensinya terkena sanksi administratif

Kemudian…,

bahkan berapa gaji Perangkat Desa yang telah anda terima sebelumnya bisa jadi di suruh mengembalikan ke kas negara.

 

Ya kalau anda banyak uang kalau tidak kan repot.

Harus pinjam sana sini.

Untuk itu,

Lebih baik kita tidak usah sekalian menjadi Perangkat jika kita tidak memenuhi syarat itu.

 

*2. Usia min 20 max 42 tahun

 

Lalu bagaimana jika telah mengabdikan diri sebagai Perangkat Desa sebelum dikeluarkan Undang-undang Desa Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa.

 

Kan dulu aturanya gak begitu.

Terus gimana…

Apakah harus berhenti atau dihentikan ?

 

Bagi anda yang telah mengabdikan diri sebelum undang-undang Desa disahkan.

Anda tidak usah kuatir..

 

Karena menurut pasal 53 ayat 3 UU Desa di jelaskan bahwa,

Dalam hal pemberhentian sebagai Perangkat Desa batas umur-

Telah genap 60 ( Enam Puluh ) tahun.

 

Tetapi untuk lebih jelasnya sebiknya anda baca Peraturan Bupati/Walikota di daerah anda.

Karena,kemungkinan tidak akan sama dengan daerah lainya.

 

 

*3. Harus minimal 1 tahun berdomisili di Desa itu.

 

Jangan pernah sekali-kali mengakali data penduduk karena tetap hasilnya

tidak akan berubah..

 

Seandainya anda memang baru pindah dari suatu Desa dan mencoba mengubah data umur anda tinggal karena ingin mendaftarkan diri sebagai pamong Desa pasti hasilnya akan nihil.

 

Apalagi sekarang semua data penduduk telah terverifikasi menggunakan Kartu-

Tanda Penduduk Elektronik (E-KTP) pasti tidak mungkin anda bisa merubahnya.

Kecuali,….

 

anda curang…

dan melakukan scanning untuk merubahnya umur anda tinggal di suatu Desa.

Guna dapat mencalonkan diri menjadi Perangkat Desa.

 

Akan Tetapi,..

bila anda ketahuan malah anda akan tersangkut hukum dengan pasal pemalsuan

data.

Oleh sebab itu,anda lebih baik menggunakan data yang real dan sesuai dengan data asli baik Ijasah atau dokumen.

Serta,apabila anda telah memenuhi syarat untuk mencalonkan dan katakan saja anda telah diterima menjadi Perangkat Desa ada beberapa larangan yang anda harus perhatikan.

 

Inilah 6 larangan bagi perangkat desa yang patut anda hindari

 

 

#1. Merugikan kepentingan umum

 

Ada pepatah mengatakan :

 

“Utamakan lebih dahulu kepentingan Umum baru kepentingan pribadi”

 

Ya kalau sebelum jadi ( pamong )

Akan tetapi , jika sudah ya  lupa… (tidak semua )

 

Memperkaya diri sendiri dan melupakan kepentingan umum itu masalahnya (contoh kasus).

Untuk bisa mengatasi kasus tersebut sebenarnya mudah..

…kembali ( ke tujuan anda sebelum menjadi pamong Desa )

 

Kalau tujuan anda sebelumya hanya mengabdikan dan ikhlas melayani pasti masalah tersebut tidak akan ada.

 

Namun,jika niat anda sebelumnya hanya ingin memperkaya sendiri itu akan menjadi masalah besar.

…untuk mengatasi kondisi tersebut ada baiknya anda segera mendekatkan diri kepada sang pencipta dan selalu ingat bahwa harta tidak akan di bawa mati,(clear).

 

#2. Mengambil keputusan tanpa memikirkan orang banyak

 

Mayoritas (tidak semua) manusia itu condong kebingungan ketika harus

Memilih antar keluarga dan orang lain.

 

Faktanya :

Memang bila terjadi suatu masalah yang membelit..

Entah itu masalah hukum atau perselisihan dan salah satu keluarganya ikut

..didalamnya kebanyakan mereka (Perangkat Desa) hanya fokus pada keluarganya

Tanpa memandang seperti apa masalah itu bisa terjadi…

 

Serta akibatnya

Ketika mereka mengambil keputusan tidak berdasarkan azas keadilan.

 

#3. Menjadi pengurus Partai

mengurus partai

Partai peserta pemilu ( foto kompasiana.com )

 

 

Sebagai warga indonesa sebenarnya kita di berikan hak yang penuh dalam

Menyampaikan pendapat kita…

Tetapi juga dalam norma sopan santun yang baik.

 

Pemikiran kita sama !!!

Tanpa masuk ke ranah politik melalui partai, pasti kita akan lebih sulit untuk

Menyampaikan aspirasi.

 

Sedikit tidak cocok dengan aturan ini,

Tetapi saya yakin Pemerintah melalui DPR lebih menginginkan kita ( Pamong )

Lebih fokus dalam melayani tanpa di sibukan partai.

 

Alhasil,

Jika kita sibuk di partai pasti ada salah satu tugas yang di korbankan ( betul gak )

 

#4. Meninggalkan tugas selama 60 hari tanpa keterangan.

 

Administrasi tidak tertib,

tidak ada absensi di kantor Desa ini masalahnya…

untuk itu sebaiknya anda buatkan jadwal ngator dan absensi.

 

Itu akan memudahkan dalam melakukan pengecekan siapa yang hadir

..atau tidak.

 

Jika ada Perangkat yang tidak masuk selama 3 bulan tanpa memberikan keterangan ke unsur Perangkat Desa lainya ada baiknya segera konsultasikan kepada Kepala  Desa untuk memberikan sanksi.

 

Lalu sanksi apa yang bisa di berika kepada Perangkat yang melanggar.

Berikut ini sanksinya.

Pertama,sanksi administrasi

Sanksi ini berupa teguran secara lisan ataupun dalam bentuk tulisan yang di berikan kepada subjek penerima.

Nah,jika hal pertama di abaikan…

Tindakan pemberhentian sementara bisa di lakukan dan apabila masih tidak mematuhi pemberhentian permanen merupakan opsi kedua.

 

#5.Kampanye Pemilu/Pilkada

 

kampanye

Ikut serta dalam kampanye ( foto okezone news )

 

Ini yang banyak terjadi..

Sadar atau tidak bahwa dalam huruf (j) pasal 52 Undang-undang nomor 6 tahun 2014 di katakan bahwa :

 

“ Perangkat Desa di larang ikut serta dan/atau terlibat dalam kampanye pemilihan umum dan/atau pemilihan Kepala  daerah”

 

Saya kira sekarang sudah jelas,

Dan ada baiknya tidak usah.

Lebih baik kita netral tanpa harus ambil pusing.

 

#6. Menerima hadiah

 

Menerima hadiah

Tindakan menerima hadiah dalam bentuk apapun tidak dianjurkan ( foto aceh.net )

 

Bentuk hadiah apapun yang di tujukan sesorang demi mempengaruhi keputusan ada baiknya anda hindari..

Hal itu bisa di katakan suap dan Komisi antirasuah telah melarang dengan tegas tindakan tersebut.

 

Banyak kasus yang menjerat Kepala  Daerah karena hal semacam itu…

Demi memuluskan niat dalam penetapan peraturan,

…praktik semacam ini pun banyak dilakukan.

 

Ingat..

Untuk menghasilkan aturan yang pro rakyat dan berkualitas tidak musti memberikan sebuah hadiah/suap dalam pengesahanya kecuali bila ada niat yang tidak baik di dalamnya ( terselubung ).

Oy,sebaiknya anda menghindari segala sesuatu yang menjadi larangan Perangkat Desa,terkait sanksi tertulis dan lisan (administasi ) yang akan anda terima (baca diatas)

Terakhir,

Bagi anda yang saat ini mempunyai keinginan untuk menjadi perangkat di desa anda.Lebih baik luruskan niat hanya untuk mengabdi dan bukan untuk tujuan lainya.

Semoga artikel ini bisa bermanfaat.